Pages

Monday, May 18, 2020

Liburan Di Bandung yang dirindukan


Shalom,

Beberapa menit yang lalu saya membuka aplikasi WA dan menemukan  status seorang Bapak mengucapkan selamat ulangtahun pernikahan kepada isternya, Ia menyatakan bahwa Ia sedikit kecewa, karena seharusnya sesuai rencana yang Ia buat mereka akan merayakan hari ulangtahun pernikahan bersama keluarga besar di sebuah hotel. Namun dengan  kondisi sekarang,  rencana tersebut batal. Saya memahami perasaan yang dialami oleh bapak tersebut, karena saya juga sedang ada  di posisi bapak tersebut. Tetapi perlu diingat kembali bahwa Covid19  akan berakhir dan kita akan kembali ke kehidupan seperti semula dimana kita bebas melakukan apa saja yang baik dan tentunya kita bebas untuk merayakan sebuah perayaan dimana saja, bersama siapa saja.


Akhir tahun 2019 saya dan suami dikaruniai seorang Putra, dan sebagai ucapan bersyukur dan berterima kasih suami saya merencanakan sebuah perjalan ke luar kota, untuk merayakan kelahiran putra kami, semua rencana disusun dengan apik, kami berdua membuat anggaran biaya yang kami perlukan untuk sebuah perjalanan, tentunya ianya memakan biaya yang cukup besar, namun kami memilih beberapa alternative yang bisa kami gunakan agar liburan kami tidak memakan  biaya yang mahal, mulai dari tiket pesawat kami memilih maskapai yang harga tiket tidak mahal dan kami mencari hotel murah. 


Setelah mempertimbangkan beberapa hal saya dan suami memutuskan untuk wisata keluarga kami ke Bandung. Bandung cukup dikenal dengan wisata yang sangat menarik, yang cocok untuk semua kalangan, anak, dan orangtua. Selama liburan tentunya kami  membutuhkan penginapan, tidak mungkin selama liburan di Bandung kami menginap di rumah teman maupun keluarga. saya memberi masukan kepada suami untuk  memilih hotel di Bandung yang harganya terjangkau karena kami merencanakan liburan selama sepekan, lalu pilihan kami jatuh pada hotel RedDoorz dekat Setrasari Mall 2,  hotel yang dekat dengan Bandara, dan pusat belanja. Tentu hal ini akan membuat kami lebih hemat dan tidak perlu biaya tambahan transportasi jika ingin ke pusat perbelanjaan. Biaya inap juga untuk semalam di Hotel tersebut cukup terjangkau, fasilitas hotel tersebut sangat lengkap dan baik.
 
Saya ingin review sedikit mengenai hotel murah di Bandung yang menjadi pilihan kami. Jangan berpatokan pada kata “murah”, karena memang terkadang kualitas suatu produk maupun jasa tergantung dengan harganya, biasa kita mendengar kalimat ada harga ada kualitas. Tetapi tidak berlaku bagi Hotel Redzone yang menjadi pilihan kami, kalian bisa baca reviewnya di beberapa website bahwa memang HotelRedzone sangat bagus dan untuk harga  juga tidak akan menguras isi kantong. Mulai dari pelayanan  yang ramah sangat membantu juga fasilitas tiap hotel sangat  bagus.

Kalian bisa  melihat  gambar hotel murah  tersebut seperti di bawah ini:


Wednesday, May 6, 2020

My Pregnancy Story #Part II

Shalom,
On my previous post  I have promised you, to  continue updating my pregnancy journey, yes baru  Part 1, mungkin akan ada lagi part II, part III.. maybe ^^

Sebelum jauh ke part II, aku  mau liatin Kin  ke kalian..


Kin umur 3 bulan.

Monday, February 10, 2020

My Pregnancy #Part 1.

                       

Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu  untuk selama-lamanya. Sebab apa yang Engkau berkati, ya TUHAN, diberkati untuk selama-lamanya.
                                                                 1 Tawarikh 17:27

Shalom,
Olaa 2020. Hahahaaa… udah di Februari ya? Puji Tuhan masih sehat, masih diberi kesempatan untuk bekerja setelah melahirkan, yep!! Im a mother now… you can call ma Mamah Kin, Mak Kin,  Mommy Kin, Susan, San, Lolo Bua, Lobo,  I don’t mind how people address me ^^
Keknya aku harus kembali aktif blogging, setelah lama vakum, terlalu banyak cerita indah yang perlu aku abadikan, kelak bisa aku baca kembali dan mengenangnya…  yaa cerita pahit juga ada, tapi ngapain ingat yang pahit2 tu kan.. Wwkkkkkk 

Bingung si mau mulai dari mana… -___-

Awal mula hamil.
06 Desember 2019 kami menikah, dan setelah 3 bulan menikah, Puji Tuhan, aku hamil.
Aku gk tau kalo lagi hamil,  perasaan udah galau la.. haid juga gk datang, pas kerja malam pulak,
Udah mulai mual, muntah2 pusing.. lemes. Pokoknya gk enak la.. ada suatu malam aku udah puncaknya mual, mungkin jam 1 kali, aku wasap Nova, kebetulan dia lagi off ke Nunukan, minta dibeliin buah, semangka dan mangga, karena pengen betul. Dia Nova langsung nangkap, kekx aku hamil….dibeliin.

Papah Kin lagi cuti tahunan, adekx nikah. Dan aku pengen lagi makan sesuatu, pork goreng.. hahaha
Akuu gk bilangi kalo lagi hamil, aku juga gk tau kan..

Trus beberapa hari udah  rasa aneh2, aku ijin ke Nunukan, sepanjang jalan kek mabuk2 gimana gitu, tapi gk muntah.. sampe Nunukan aku makan soto, biasanya lahap habis semangkok, soto tu favorite aku la.. ehhhh gk abis.. aku tambah yakin, maybe im pregnant.

Aku wasap teman, Mba Salma, karna aku kebetulan juga pesan makanan ama dia, minta dibeliin test pack, hari yang sama aku masuk site, sampe mess.. langsung test, yaaa udah garis 2 tapi masih blur, aku getar2… mau nangis mau apa, bingungg.. #lebay gitu kan.. hahhaaa

Aku simpan test pack buat kasih papah Kin, rencananya gitu.. dan aku gk ada bilang kesiapa2.. tapi semakin hari semakin parah, mabuk, teller.. pusing.. gk enak makan.. maunya makan buah aja.
Tiap hari wasap papah Kin, ngeluh sakit2.. sampee mungkin berapa lama udah gk kuat. Aku bilangi, 

Aku hamil Oppa.. reaksinya Papah Kin? Ya kek gk percaya…